{"id":1001,"date":"2026-07-23T10:47:56","date_gmt":"2026-07-23T03:47:56","guid":{"rendered":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/?p=1001"},"modified":"2026-07-23T10:48:27","modified_gmt":"2026-07-23T03:48:27","slug":"pujian-yang-mengubah-murid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/","title":{"rendered":"Pujian yang Mengubah Murid"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak guru terbiasa memberikan pujian seperti, \u201cKamu pintar!\u201d, \u201cHebat!\u201d, atau \u201cBagus sekali!\u201d. Kalimat-kalimat tersebut memang terdengar positif dan mampu membuat murid merasa senang. Namun, penelitian dan pengalaman di dunia pendidikan menunjukkan bahwa pujian yang terlalu umum sering kali kurang efektif dalam membantu murid memahami apa yang sebenarnya telah mereka lakukan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pujian yang baik bukan hanya membuat murid merasa bahagia sesaat. Pujian yang baik juga membantu mereka memahami perilaku, strategi, atau usaha apa yang perlu dipertahankan dan dikembangkan. Oleh karena itu, guru perlu mulai beralih dari pujian umum menuju pujian yang lebih spesifik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bayangkan seorang murid baru saja menyelesaikan tugas kelompok dengan baik. Guru kemudian berkata, \u201cKamu hebat!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Murid tentu merasa senang mendengarnya. Namun setelah itu, muncul pertanyaan yang mungkin tidak disadari: bagian mana yang sebenarnya hebat?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah karena ia bekerja sama dengan teman? Karena mampu menjelaskan ide dengan baik? Karena membantu anggota kelompok lain? Atau karena hasil pekerjaannya rapi?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pujian yang terlalu umum tidak memberikan informasi yang cukup bagi murid untuk memahami sumber keberhasilannya. Mereka hanya menerima penilaian positif tanpa mengetahui perilaku apa yang menghasilkan penilaian tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya, murid mungkin merasa bangga sesaat, tetapi mereka tidak memperoleh petunjuk yang jelas tentang apa yang harus diulang pada kesempatan berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, ketika guru mengatakan, \u201cIbu suka cara kamu membagi tugas kelompok tadi sehingga semua anggota bisa bekerja dengan baik,\u201d murid langsung mengetahui tindakan spesifik yang dihargai. Mereka memahami bahwa kemampuan bekerja sama dan mengatur kelompok merupakan hal yang bernilai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah perbedaan besar antara pujian umum dan pujian spesifik..<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pujian spesifik adalah pujian yang fokus pada proses, usaha, strategi, atau tindakan nyata yang dilakukan murid. Tujuannya bukan sekadar memberi penghargaan, tetapi juga memberikan umpan balik yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika guru menggunakan pujian spesifik, murid memperoleh gambaran konkret mengenai perilaku positif yang perlu dipertahankan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, daripada mengatakan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBagus sekali!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Guru dapat mengatakan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cCara kamu menjelaskan jawaban tadi sangat runtut sehingga teman-teman mudah memahaminya.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daripada mengatakan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKamu pintar!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Guru dapat mengatakan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKamu berhasil menemukan pola soal itu karena kamu memeriksanya dengan teliti.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daripada mengatakan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKerja bagus!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Guru dapat mengatakan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cCatatanmu sangat rapi dan lengkap sehingga memudahkanmu saat belajar kembali.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan ini mungkin terlihat kecil, tetapi dampaknya sangat besar terhadap cara murid memandang dirinya sendiri dan proses belajar yang dijalani.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu manfaat terbesar dari pujian spesifik adalah memberikan arah yang jelas kepada murid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sering kali murid ingin berkembang, tetapi mereka tidak tahu tindakan apa yang harus dilakukan. Mereka hanya mengetahui apakah hasil mereka baik atau buruk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika guru memberikan pujian yang spesifik, murid memperoleh petunjuk yang konkret. Mereka memahami perilaku mana yang perlu dipertahankan dan kebiasaan mana yang patut diulang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, seorang murid mendapat pujian karena aktif bertanya ketika belum memahami materi. Pujian tersebut mengirimkan pesan bahwa keberanian bertanya merupakan tindakan positif. Murid kemudian lebih termotivasi untuk terus melakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, pujian tidak hanya menjadi penghargaan, tetapi juga menjadi alat pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\u00a0<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"512\" src=\"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193-1024x512.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-999\" srcset=\"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193-300x150.jpg 300w, https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193-768x384.jpg 768w, https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193.jpg 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia pendidikan modern, terdapat konsep yang dikenal sebagai <em>growth mindset<\/em>, yaitu keyakinan bahwa kemampuan dapat berkembang melalui latihan, usaha, dan strategi yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pujian umum seperti \u201cKamu pintar\u201d sering kali membuat murid mengaitkan keberhasilan dengan bakat bawaan. Mereka mulai berpikir bahwa kesuksesan terjadi karena mereka memang pintar sejak awal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masalahnya, ketika menghadapi tantangan yang sulit, mereka bisa menjadi takut gagal. Mereka khawatir kegagalan akan menunjukkan bahwa mereka sebenarnya tidak sepintar yang dikatakan orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, pujian yang berfokus pada usaha dan proses membantu murid memahami bahwa keberhasilan berasal dari kerja keras dan strategi yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika guru berkata, \u201cKamu berhasil menyelesaikan soal ini karena tidak menyerah meskipun tadi sempat kesulitan,\u201d murid belajar bahwa ketekunan adalah kunci keberhasilan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pesan seperti ini mendorong mereka untuk terus mencoba, belajar dari kesalahan, dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap murid ingin merasa dihargai dan diperhatikan. Namun, kepercayaan diri yang sehat tidak muncul hanya dari pujian kosong.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepercayaan diri yang kuat lahir ketika seseorang memahami kemampuan dan kelebihan yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pujian spesifik membantu murid mengenali kekuatan mereka secara lebih akurat. Mereka tidak hanya mendengar bahwa dirinya \u201chebat\u201d, tetapi juga mengetahui alasan mengapa mereka dianggap berhasil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, seorang murid yang pemalu mendapat pujian karena berani menyampaikan pendapat di depan kelas. Guru mengatakan, \u201cTadi kamu berbicara dengan suara yang jelas dan ide yang kamu sampaikan sangat membantu diskusi.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pujian seperti ini memberikan pengalaman positif yang konkret. Murid memahami bahwa keberaniannya memiliki nilai dan dampak bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lambat laun, rasa percaya diri mereka akan tumbuh berdasarkan pengalaman nyata, bukan sekadar label.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap anak ingin dilihat sebagai individu yang unik. Mereka ingin merasa bahwa guru benar-benar memperhatikan usaha yang telah dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika guru memberikan pujian yang spesifik, murid merasakan bahwa gurunya tidak sekadar mengucapkan kalimat otomatis. Mereka merasa usaha mereka benar-benar diamati dan dihargai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, seorang guru berkata, \u201cSaya melihat kamu membantu temanmu memahami soal tadi. Itu tindakan yang sangat baik.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalimat sederhana tersebut menunjukkan bahwa guru memperhatikan perilaku murid secara detail.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perasaan dihargai seperti ini memiliki dampak emosional yang kuat. Murid menjadi lebih dekat dengan gurunya, lebih nyaman belajar di kelas, dan lebih termotivasi untuk menunjukkan perilaku positif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menerapkan pujian spesifik sebenarnya tidak sulit. Guru hanya perlu mengubah fokus dari hasil akhir menuju proses yang terlihat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat memberikan pujian, cobalah menjawab tiga pertanyaan sederhana:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa yang dilakukan murid?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian mana yang positif?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengapa hal itu penting?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKamu menyelesaikan tugas tepat waktu. Itu menunjukkan bahwa kamu mampu mengatur waktu dengan baik.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAturan presentasi yang kamu buat sangat jelas sehingga kelompokmu dapat bekerja lebih teratur.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKamu terus mencoba meskipun soal ini sulit. Sikap seperti itu akan membantumu belajar lebih cepat.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin spesifik pujian yang diberikan, semakin besar manfaat yang diterima murid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagian besar guru mungkin tidak menyadari bahwa kata-kata mereka dapat bertahan sangat lama dalam ingatan murid. Banyak orang dewasa masih mengingat pujian yang pernah diberikan guru mereka bertahun-tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadang bukan pujiannya yang luar biasa, melainkan karena pujian tersebut membuat mereka merasa dihargai, dipahami, dan dipercaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang guru mungkin hanya mengucapkan satu kalimat sederhana, tetapi bagi seorang murid, kalimat itu bisa menjadi sumber motivasi yang terus menyala sepanjang hidupnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, memberikan pujian bukanlah hal sepele. Cara guru memilih kata-kata dapat memengaruhi cara murid memandang dirinya sendiri, belajar, dan menghadapi masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulai hari ini, cobalah mengganti kalimat \u201cKamu pintar!\u201d dengan pujian yang lebih spesifik dan bermakna. Dengan begitu, pujian tidak hanya membuat murid senang sesaat, tetapi juga membantu mereka berkembang menjadi pembelajar yang percaya diri, tangguh, dan terus bertumbuh. Sebab, kadang satu pujian yang tepat dapat menjadi hadiah pendidikan yang nilainya jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Banyak guru terbiasa memberikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1000,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[8,7,9,6,5],"class_list":["post-1001","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-id","tag-bahasa-inggris","tag-belajar","tag-belajar-bahasa-inggris","tag-edukasi","tag-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.0.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Banyak guru terbiasa memberikan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Admin 1\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.0.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Compass Publishing Indonesia - Sahabat Guru Sepanjang Masa\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Pujian yang Mengubah Murid - Compass Publishing Indonesia\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Banyak guru terbiasa memberikan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-23T03:47:56+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-23T03:48:27+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/compasspubindonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Pujian yang Mengubah Murid - Compass Publishing Indonesia\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Banyak guru terbiasa memberikan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193.jpg\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin 1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#blogposting\",\"name\":\"Pujian yang Mengubah Murid - Compass Publishing Indonesia\",\"headline\":\"Pujian yang Mengubah Murid\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/author\\\/wp_admin\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Copy-of-ESL-ELF-EFL_20260723_104230_0000-scaled.png\",\"width\":2560,\"height\":1280},\"datePublished\":\"2026-07-23T10:47:56+07:00\",\"dateModified\":\"2026-07-23T10:48:27+07:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Indonesian, bahasa inggris, belajar, belajar bahasa inggris, Edukasi, Pendidikan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/category\\\/id\\\/#listItem\",\"name\":\"Indonesian\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/category\\\/id\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Indonesian\",\"item\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/category\\\/id\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#listItem\",\"name\":\"Pujian yang Mengubah Murid\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pujian yang Mengubah Murid\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/category\\\/id\\\/#listItem\",\"name\":\"Indonesian\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/#organization\",\"name\":\"Compass Publishing Indonesia\",\"description\":\"Sahabat Guru Sepanjang Masa\",\"url\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/\",\"telephone\":\"+6285156357557\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/favicon.ico\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#organizationLogo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/compasspubindonesia\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@compasspubindonesia?is_from_webapp=1&sender_device=pc\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/author\\\/wp_admin\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/author\\\/wp_admin\\\/\",\"name\":\"Admin 1\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/08a1c7d0549852cd85d0e58e5df673073a9f5139f593f500cd7781be2226c2a0?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Admin 1\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/\",\"name\":\"Pujian yang Mengubah Murid - Compass Publishing Indonesia\",\"description\":\"Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Banyak guru terbiasa memberikan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/author\\\/wp_admin\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/author\\\/wp_admin\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Copy-of-ESL-ELF-EFL_20260723_104230_0000-scaled.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#mainImage\",\"width\":2560,\"height\":1280},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/2026\\\/07\\\/23\\\/pujian-yang-mengubah-murid\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-07-23T10:47:56+07:00\",\"dateModified\":\"2026-07-23T10:48:27+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/\",\"name\":\"Compass Publishing Indonesia\",\"description\":\"Sahabat Guru Sepanjang Masa\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/compasspubindonesia.com\\\/blogs\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Pujian yang Mengubah Murid - Compass Publishing Indonesia","description":"Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Banyak guru terbiasa memberikan","canonical_url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#blogposting","name":"Pujian yang Mengubah Murid - Compass Publishing Indonesia","headline":"Pujian yang Mengubah Murid","author":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/author\/wp_admin\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Copy-of-ESL-ELF-EFL_20260723_104230_0000-scaled.png","width":2560,"height":1280},"datePublished":"2026-07-23T10:47:56+07:00","dateModified":"2026-07-23T10:48:27+07:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#webpage"},"articleSection":"Indonesian, bahasa inggris, belajar, belajar bahasa inggris, Edukasi, Pendidikan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/category\/id\/#listItem","name":"Indonesian"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/category\/id\/#listItem","position":2,"name":"Indonesian","item":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/category\/id\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#listItem","name":"Pujian yang Mengubah Murid"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#listItem","position":3,"name":"Pujian yang Mengubah Murid","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/category\/id\/#listItem","name":"Indonesian"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/#organization","name":"Compass Publishing Indonesia","description":"Sahabat Guru Sepanjang Masa","url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/","telephone":"+6285156357557","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/favicon.ico","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#organizationLogo"},"image":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/instagram.com\/compasspubindonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@compasspubindonesia?is_from_webapp=1&sender_device=pc"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/author\/wp_admin\/#author","url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/author\/wp_admin\/","name":"Admin 1","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/08a1c7d0549852cd85d0e58e5df673073a9f5139f593f500cd7781be2226c2a0?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Admin 1"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#webpage","url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/","name":"Pujian yang Mengubah Murid - Compass Publishing Indonesia","description":"Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Banyak guru terbiasa memberikan","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/author\/wp_admin\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/author\/wp_admin\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Copy-of-ESL-ELF-EFL_20260723_104230_0000-scaled.png","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#mainImage","width":2560,"height":1280},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/#mainImage"},"datePublished":"2026-07-23T10:47:56+07:00","dateModified":"2026-07-23T10:48:27+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/#website","url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/","name":"Compass Publishing Indonesia","description":"Sahabat Guru Sepanjang Masa","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Compass Publishing Indonesia - Sahabat Guru Sepanjang Masa","og:type":"article","og:title":"Pujian yang Mengubah Murid - Compass Publishing Indonesia","og:description":"Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Banyak guru terbiasa memberikan","og:url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/","og:image":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193.jpg","og:image:secure_url":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193.jpg","og:image:width":2000,"og:image:height":1000,"article:published_time":"2026-07-23T03:47:56+00:00","article:modified_time":"2026-07-23T03:48:27+00:00","article:publisher":"https:\/\/facebook.com\/compasspubindonesia","twitter:card":"summary_large_image","twitter:title":"Pujian yang Mengubah Murid - Compass Publishing Indonesia","twitter:description":"Di ruang kelas, kata-kata guru memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang sering disadari. Sebuah pujian sederhana dapat membangkitkan semangat belajar, menumbuhkan rasa percaya diri, bahkan menjadi kenangan yang terus diingat seorang murid hingga bertahun-tahun kemudian. Karena itulah, memberikan pujian bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Banyak guru terbiasa memberikan","twitter:image":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/copy-of-esl-elf-efl_20260723_104230_0000758379213557128193.jpg","twitter:label1":"Written by","twitter:data1":"Admin 1","twitter:label2":"Est. reading time","twitter:data2":"6 minutes"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"1001","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":[],"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":true,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2026-08-17 02:49:48","updated":"2026-08-17 03:42:04","seo_analyzer_scan_date":null,"focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/category\/id\/\" title=\"Indonesian\">Indonesian<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tPujian yang Mengubah Murid\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs"},{"label":"Indonesian","link":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/category\/id\/"},{"label":"Pujian yang Mengubah Murid","link":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/2026\/07\/23\/pujian-yang-mengubah-murid\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1001","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1001"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1001\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1002,"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1001\/revisions\/1002"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1000"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1001"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1001"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/compasspubindonesia.com\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1001"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}